Arsip untuk Maret, 2009

Slank Kunjungi Pabrik Yamaha

Posted: Maret 31, 2009 in Yamaha

trb-200903-001424

YAMAHA Vega ZR bukan bebek standar biasa. Slank pun bukan grup band biasa. Kesamaan itu yang hendak direalisasikan Yamaha saat menerima kunjungan grup musik itu di pabrik sepeda motor yang berlokasi di Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (23/3) lalu.

Setelah sukses mengelar konvoi cinta damai di 10 kota sambil mempromosikan sepeda motor terbaru Yamaha Vega ZR, kelompok musik tersebut berkesempatan untuk melihat secara langsung proses perakitan sepeda motor tersebut. Dalam kunjungan singkat itu, semua personil Slank merasakan kekagumannya melihat teknologi perakitan sepeda motor yang sangat canggih dan didukung oleh ketrampilan pekerja yang baik. “Ini kali pertama kita berkunjung ke pabrik motor. Melihat bagaimana suatu motor dibuat di sini dalam waktu singkat, itu sesuatu yang luar biasa,” tutur Kaka sang vokalis Slank.

Menurut wakil presiden PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), Dyonisius Beti, kunjungan Slank ke pabrik seluas 37 hektar tersebut merupakan bentuk lanjutan dari keingintahuan Slank akan produksi sepeda motor Yamaha.

“Kami ingin memperlihatkan kepada Slank bagaimana pabrik kami ini mampu memproduksi sepeda motor sebanyak 8 ribu perhari atau sekitar 12 detik waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi motor Yamaha,” jelas Dyon.

Tidak hanya mengunjungi pabrik, Slank bersama jajaran manajemen Yamaha juga menyerahkan 10 sepeda motor Vega ZR edisi terbatas kepada penonton konser cinta damai Slank bersama Yamaha beberapa waktu lalu. Tidak hanya penonton, Slank juga mendapatkan satu unit Yamaha Vega ZR sebagai kendaraan operasional.

Selain kampanye cinta damai, Slank juga ikut mensosialisaikan kegiatan keselamatan berkendara sepeda motor (safety riding). Komitmen akan keselamatan itu diwujudkan Slank dengan menandatangani plakat safety riding Yamaha. “Walaupun jarang pakai motor tapi kalau sudah di atas motor dan enggak pake helm rasanya ada yang kurang,” kata Kaka.

Lebih lanjut Kaka menjelaskan di dalam konvoi cinta damai yang lalu itu, setiap penampilan Slank selalu menyampaikan agar penonton yang membawa motor untuk mematuhi peraturan lalu lintas. “Kebanyakan penonton yang datang ke konser itu banyak yang pake motor. Jadi sebelum konser selesai kita selalu ingatkan untuk ride safe and don’t ride drunk,” lanjut Kaka.

Setelah selesainya rangkaian kegiatan konvoi cinta damai rencananya, pihak YMKI akan tetap melanjutkan kerjasama dengan grup musik Slank. “Setelah konser 10 kota sukses, kami masih akan terus bekerjasama dengan Slank di event-event yang akan datang,” cetus Dyon.

MATIC BARU SUZUKI

Posted: Maret 11, 2009 in Suzuki

121

Tidak lama lagi gossip tentang Suzuki akan meluncurkan skutik terbaru bakal menjadi kenyataan. Kabarnya, kalau tidak ada halangan skutik yang dijuluki THE DYNAMATIC (dinamis dan otomatis) ini akan diliuncurkan sekitar bulan April tahun ini. The Dynamatic, dirancang menggunakan dapur pacu 125cc yang siap menyemburkan performa dahsyat serta sensasi berkendara yang mantap menjanjikan performa yang progresif dan yang pasti desainnya sangat agresif.

picture1

Lekuk tajam aerodinamis yang berkarakter sempurna mewakili jiwa penuh nyali. Tidak diragukan lagi inovasi Suzuki kali ini bakalan benar-benar membangkitkan semangat pemberani anda dalam melibas segala tantangan. “the Dynamatic” skutik adalah skutik yang “Berani”: Sebuah terobosan baru. Paling sporty, paling powerful serta extreme skutik design & teknologi.Dynamatic” Skutik: Sangat berbeda dibanding skutik sejenis, “Dynamatic” adalah terobosan baru di pasar skutik.

222

Paling erodinamis, desain sporty dan kemampuan mesin sangat tangguh (125cc) Semangat akan tantangan: “Dynamatic” skutik ini ditujukan untuk merka yang suka tantangan dan selalu ingin “lebih dulu”. Mereka bukan “ikut-ikutan”, mereka bangga akan hal ini dan merka juga bangga akan nilai-nilai tersebut. Dan sangatlah penting bagi mereka untuk tetap konsisten dalam setiap aspek kehidupan.

1222

PT TVS Motor Company Indonesia, bagian dari TVS Group, produsen sepeda motor yang telah dipercaya lebih dari 12 juta pengendara sepeda motor di seluruh dunia, hari ini mengumumkan 1000 mekanik yang telah mengikuti pelatihan khusus mekanik siap melayani konsumen sepeda motor TVS di seluruh Indonesia.

medan-ptc-1
Keseribu mekanik dealer dan bengkel TVS mendapatkan pelatihan langsung dari PT TVS Motor Company Indonesia yang dimulai sejak tahun 2007. Selain mendapat pembekalan pelatihan teknis sepeda motor, juga mendapat pelatihan dalam hal pengelolaan suku cadang, pelayanan konsumen, penjualan dan juga pelatihan manajemen. Bahkan, di luar keberadaan dealer, TVS Motor juga melakukan pelatihan khusus bagi para mekanik bengkel kemitraan yang sudah berpengalaman sebelumnya agar mereka juga memahami teknologi produk TVS.
“TVS telah dan bangga menjadi bagian dari masyarakat Indonesia sehingga apa yang kami lakukan memberikan kontribusi kepada bangsa ini. Melalui apa yang kami bisa lakukan, mendidik putra-putri terbaik bangsa sehingga mereka menjadi lebih ahli, terampil mumpuni dan bersama TVS Motor melayani masyarakat Indonesia,” ujar BLP Simha, Presiden Direktur PT TVS Motor Company Indonesia.
Pelatihan yang dilakukan TVS Motor selain dipusatkan di pabriknya di Kawasan Industri Suryacipta City, Karawang, juga dilaksanakan di beberapa kota seperti Bandung, Semarang, Surabaya, Pekanbaru dan Medan.
Berikut beberapa komentar dari perwakilan mekanik yang telah mengikuti pelatihan mekanik dari TVS di kota-kota seperti Medan, Pekanbaru, Bandung dan Surabaya:
“Saya sungguh menghargai pihak TVS Motor mau berikan pelatihan buat kami-kami. Ini menunjukkan perhatian yang besar TVS buat kami para mekanik dan tentu saja buat konsumen juga nantinya. Ke depannya, saya harap bisa lebih banyak lagi yang ikutan pelatihan ini yang buat saya bisa nambah ilmu dan teman-teman baru juga,” ujar Samsuar Lubis yang baru bergabung dengan TVS Tebing Tinggi sejak Agustus 2008 yang lalu.
Untuk wilayah Medan, Sumatera Utara dan sekitarnya hingga bulan Oktober 2008 lalu,TVS Motor telah melatih lebih dari 130 orang yang bersama dengan dukungan dealer dan bengkel kemitraan akan bahu-membahu memberikan layanan terbaik bagi konsumen di daerah tersebut.
”Menurut pendapat saya TVS ini bukan motor sembarangan, motor ini seperti yang saya tahu dari pelatihan memang motor yang bagus. Ini juga diperkuat setelah saya melakukan test ride motor TVS. ”Motor ini bagus!”… Teknologi yang diterapkan pun bukan teknologi yang itu itu saja seperti halnya pada motor jepang. Teknologi yang diterapkan sudah sangat maju seperti penggunaan roller pada rocker arm yang jelas membuat gesekan berkurang dan ujung-ujungnya membuat motor menjadi lebih responsif dan tahan lama,” ujar Koko Suhendri, mekanik dari TVS Panam Pekanbaru yang sudah mengantongi jam terbang selama 4 tahun sebagai mekanik ini.
Mengenai pelatihan yang diberikan, Koko juga mengomentari, “Trainernya OK! Cara penyampaian dan pembahasannya mudah dimengerti, mau membantu dan satu lagi yaitu tepat waktu. ”…..trainernya tepat waktu banget! Pengetahuan saya yang pasti jadi bertambah, ternyata masih banyak yang belum saya tahu, begitu ikut training di TVS saya jadi tahu banyak soal otomotif dan juga menambah teman.”
Untuk wilayah Riau-Pekanbaru dan sekitarnya hingga bulan Oktober 2008 lalu, TVS Motor telah melatih lebih dari 160 orang yang bersama dengan dukungan dealer dan bengkel kemitraan akan bahu-membahu memberikan layanan terbaik bagi konsumen di daerah tersebut.
“Baru saya lihat fasilitas training yang sangat bagus buat pelatihan mekanik, peralatan dan fasilitasnya lengkap. Nyaman, bersih dan Trainernya juga bagus. Penyampaian materinya mudah dimengerti, tidak kaku dan bersahabat. Pengetahuan, wawasan dan ilmu saya tentang teknik otomotif khususnya sepeda motor jadi bertambah. Saya jadi lebih percaya diri dalam bekerja dan menghadapi konsumen” ujar Chandra Ichlas Nugraha yang sudah delapan bulan ini bergabung dengan TVS Bandung.
Untuk wilayah Bandung dan sekitarnya hingga bulan Oktober 2008 lalu, TVS Motor telah melatih lebih dari 130 orang yang bersama dengan dukungan dealer dan bengkel kemitraan akan bahu-membahu memberikan layanan terbaik bagi konsumen di daerah tersebut.
“Untuk trainingnya, saya merasa puas karena dalam cara penyampaianya sangat jelas dan praktek sangat baik. Penyampaian materinya mudah dimengerti, tidak kaku dan bersahabat. Pengetahuan, wawasan dan ilmu saya tentang teknik otomotif khususnya sepeda motor jadi bertambah. Saya jadi lebih percaya diri dalam bekerja dan menghadapi konsumen” ujar M. Al Afif Nurdianto sudah dua tahun terakhir bekerja di TVS Surabaya dan telah memiliki jam terbang empat tahun pengalaman sebagai mekanik motor.
Untuk wilayah Surabaya, Jawa Timur dan sekitarnya hingga bulan Oktober 2008 lalu, TVS Motor telah melatih lebih dari 250 mekanik yang bersama dengan dukungan dealer dan bengkel kemitraan akan bahu-membahu memberikan layanan terbaik bagi konsumen di daerah tersebut.
Kehadiran TVS Motor di Indonesia sejak setahun silam telah membuahkan hasil manis, dengan dibukanya 100 dealer di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi serta didukung lebih dari 300 bengkel kemitraan yang tersebar mulai dari ibukota propinsi hingga ke tingkat kelurahan.
“Tahun depan, kami tentunya akan menghadirkan lebih banyak sepeda motor yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia selain yang ada sekarang, TVS Neo 110 cc, motor bebek revolusioner kaya fitur, serta TVS Apache RTR 160 yang banyak mendapat penghargaan karena keandalan performanya,” ujar K. Vijaya Kumar, Direktur Penjualan dan Pemasaran PT TVS Motor Company Indonesia.

img_0103

YAMAHA SAFETY RIDING ONLINE GAMES

Posted: Maret 10, 2009 in Yamaha

Mau mengerti tentang rambu rambu lalu lintas ? atau mau Vega ZR Slank Limited edition ? Yamaha punya game yang keren banget game online Yamaha ini bisa dimainkan dimana saja cukup kunjungi website yamaha di http://www.yamaha-motor.co.id selain kita lebih mengerti tentang aturan dijalan. Setiap minggu juga kita bisa mendapatkan hadiah yang keren dan menarik. Hadiah mingguannya adalah kamera digital, jaket kulit Yamaha, helm full face, pit shirt dan tshirt Yamaha selain itu di akhir periode kita bisa dapetin Yamaha Vega ZR Slank Limited Edition Periode Maret-April jadi ?? ayo berkendara aman dan nyaman di jalan dan kejar Yamaha Vega ZR Slank Limited editionnya Yamaha Semakin di Depan

getattachment

TORSIMAX JUARA

Posted: Maret 4, 2009 in Uncategorized

bajajxcdsentul_uda31

ACARA bertajuk “Mileage Challenge Bajaj XCD 125 DTS-Si” menjadi ajang pembuktian keiritan motor sport lansiran PT Bajaj Auto Indonesia (BAI) di sirkuit Sentul, Selasa (17/2) lalu. Tidak kurang dari 30 jurnalis dan puluhan anggota klub Bajaj XCD 125 menjajal ketangguhan dan efisiensi bahan bakar motor sport asal India ini. Peserta bernama Pagar Bumi Artha Sibarani mampu menempuh jarak sejauh 104 km dengan satu liter bensin. Raihan Artha yang juga sehari-hari mengendarai Bajaj XCD 125 itu pun menorehkan prestasi di Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI). Keiritan bahan bakar motor sport berbobot 112kg ini juga dapat dirasakan Torsimax yang saat itu keluar sebagai pemenang untuk kategori jurnalis, dengan konsumsi 1: 94 km. “Riding is beliving, itulah alasan kami menyelenggarakan event ini,” ujar Marketing Manager PT BAI, M Cahyono Widyastono Anwar.

BANGLADESH/

AWAL tahun ini seperti prediksi kalangan otomotif sebelumnya bahwa angka penjualan produk-produk produsen otomotif mengalami penurunan sekitar 20% benar terjadi. Tidak hanya produsen otomotif roda empat saja yang mengalami penurunan, industri roda dua juga mengalami hal yang sama.
yamaha-mio-2005-9

Realisasi penjualan sepeda motor nasional menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), dibandingkan periode sama tahun sebelumnya telah terjadi penurunan sekitar 22,23% pada Januari 2009. Berbagai faktor penyebab pun banyak dilontarkan berbagai pengamat mulai dari naiknya suku bunga bank, sulitnya likuiditas lembaga pembiayaan sehingga melemahnya daya beli masyarakat.
Semua itu berujung pada suatu kenyataan bahwa industri otomotif masih terkena imbas dari krisis finansial global yang belum pulih. Namun saat terjadi penurunan daya beli masyrakat, satu permasalahan yang dialami konsumen otomotif nasional adalah menghadapi kenaikan harga suku cadang sepeda motor.
Seperti yang terjadi diberbagai bengkel di Jakarta. Salah satu spare part yang harganya kini naik adalah kampas rem. Sebelumnya konsumen membeli kampas rem seharga Rp 17 ribu hingga Rp 18 ribu, tapi kini harganya Rp 20 ribu. Itu pun belum termasuk ongkos pemasangan.
Peningkatan harga tersebut tentu disertai dengan penurunan konsumen yang cukup signifikan. Hal itu dialami Alex, 29, pemilik bengkel motor di wilayah Kebon Jeruk. Sudah satu bulan ini, bengkelnya yang juga melayani modifikasi motor tersebut sepi dari konsumen. Menurutnya, naiknya harga suku cadang mempengaruhi konsumen untuk merawat alat transportasinya itu.
“Biasanya per bulannya ada saja yang minta sepeda motornya dimodifikasi. Ganti shock atau yang lainnya. Sekarang ini dua bulan baru dapat dua pesanan,” ungkapnya.
BANGLADESH/ Menurut Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian, Budi Dharmadi sebenarnya situasi industri komponen di tanah air saat penjualan otomotif anjlok di 2006 dari 520.000 unit menjadi 390.000 unit, justru pertumbuhan aftersales di Indonesia masih terjadi.
Hal tersebut lebih disebabkan masih adanya unit kendaraan yang bergerak di pasaran yang tentu membutuhkan penggantian suku cadang.”Kalau suku cadang untuk ‘assembly’ memang akan mengikuti pasar, kalau penjualan kendaraan baru turun maka penjualan suku cadang ini juga akan turun. Tapi komponen untuk ‘aftersales’ masih akan bergerak karena pasarnya masih ada,” katanya seperti dikutip dari Antara, Kamis (12/2).
Semenatara Direktur Marketing PT Nipress Tbk, Herman Slamet mengungkapkan bagi industri otomotif secara keseluruhan memang mahalnya harga bahan baku impor menjadi masalah. Kenaikan baja untuk otomotif mencapai 300%, belum lagi bahan baku lainnya yang juga mengalami kenaikan rata-rata di atas 100%.
Namun, Direktur Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) Walter North justruy menilai bahwa dalam kondisi krisis ini justru perlu bagi industri komponen terutama industri kecil dan menengah (IKM) yang memproduksi suku cadang membenahi diri agar menjadi lebih kompetitif.
Sehingga disaat krisis berlalu IKM tersebut telah siap bersaing dengan industri komponen dari negara lain. “Industri komponen otomotif hanya dapat bertahan dalam krisis ekonomi global dan menjadi lebih maju apabila industri ini bisa lebih kompetitif,” ujarnya.

TAHUN MENARIK UNTUK SKUTER MATIK

Posted: Maret 4, 2009 in bisnis

yamaha-bali3

===========================
DAHULU kita hanya mengenal skuter melalui sedikit produknya di pasar otomotif nasional. Kini jika berbicara skuter, banyak orang berpikir tentang Mio. Bisa dibilang motor bertransmisi otomatis pabrikan berlambang garputala merupakan bintangnya motor matik di Indonesia.
Dominasi Mio tak terbendung walaupun sudah banyak pemain terjun ke kategori ini. Bagaimana tidak sejak peluncurannya hingga saat ini, penjualan Mio mampu mendongkrak <i>share<p> penjualan Yamaha. Namun apakah dominasi Yamaha melalui Mio akan bisa bertahan tahun ini?
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memprediksi pada 2009 ini pangsa pasar segmen skuter matik akan meningkat menjadi 30% dari tahun sebelumnya yang meraih 25% pangsa motor nasional. Melihat prediksi itu, tentu saja hal itu akan merangsang pabrikan terus menghadirkan produk-produk andalan mereka.
Berdasarkan beberapa pernyataan tiga prinsipal asal Jepang menyiratkan mereka akan menghadirkan skutik terbaru di tahun ini. Dan dengan hadirnya ketiga skutik tersebut, persaingan di kelas ini tentunya akan semakin sengit, mengingat ketiga ATPM juga telah bertarung seru di tahun lalu.
Bagi Yamaha, produk dari skutiknya Mio itu memang membawa berkah. Produk ini laku keras sejak diluncurkan lima tahun lalu.  Wakil Presiden Direktur PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) Dyonisius Beti, mengatakan, penjualan skutik bisa naik hingga 50% dibandingkan tahun 2008. Peningkatan permintaan skutik ini akan mendorong pertumbuhan kendaraan roda dua tahun depan.
Kenyataan itu membuat Yamaha tentu masih akan mempertahankan raihan pasar melalui produk andalannya Mio. Kini tersiar kabar di dunia maya menyebutkan versi terbaru Mio sudah muncul, setelah sebelumnya Yamaha Motor Thailand meluncurkan generasi terbaru Mio dengan nama Mio ZR pada akhir tahun lalu.
Sementara General Manager Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) Sigit Kumala memprediksi pasar skutik di Indonesia bisa berkembang mencapai 35%. “Saya rasa skutik akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang, tapi tergantung juga permintaan konsumen,” ujarnya.
Honda sebagai market leader penjualan sepeda motor di Indonesia juga terserang isu datangnya skutik baru yakni Air Blade. Sama halnya dengan isu Yamaha Mio ZR, Honda Air Blade telah lebih dahulu beredar di negeri gajah putih.
Sementara 2W marketing manager PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Eddy Darmawan mengungkapkan keseriusan Suzuki mengarap segmen skutik adalah dengan meluncurkan produk terbaru skutik tahun ini. Model skutik baru Suzuki sudah dapat dipastikan adalah Sky Drive. Sky Drive sebenarnya sudah dipajang di perhelatan Jakarta Motorcycle Show pada Desember 2008 lalu. Skutik Suzuki itu akan diposisikan sebagai penengah antara Suzuki Spin dan Skywave.
“Dipastikan Suzuki akan meluncurkan produk terbaru tahun ini, salah satunya adalah untuk kategori skutik. Mengenai waktu peluncurannya nanti kita beritahukan kembali,” katanya.
Krisis keuangan global memang menurunkan angka prediksi penjualan motor nasional. Namun, krisis tersebut ternyata tidak menurunkan optimisme dan semangat para pelaku industri otomotif, khususnya roda dua. Buktinya, di tengah ancaman turunnya angka penjualan, para Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) bersemangat melalui badai krisis dengan produk-produk andalannya.
======================================
GRAFIS PENJUALAN SKUTIK 2008
Yamaha: 54%
Suzuki: 13%
Honda: 33%
======================================
Januari 2009
Yamaha: 80.146 unit
Suzuki: 6.712 unit
Honda: 53.548   unit