Berharap Pasar Motor Bergairah Seiring Turunnya Bunga Kredit

Posted: April 7, 2009 in bisnis

DUA bulan pertama 2009 total angka penjualan motor nasional masih mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Setelah di Januari turun sebesar 22,2%, kini menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), menyimpulkan bahwa Februari kembali terjadi penurunan 16,5% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

MEMANFAATKAN JALAN PONDASI JORR
 Penurunan penjualan motor ini seiring dengan melemahnya daya beli masyarakat. Atas landasan itu beberapa lembaga pembiayaan menurunkan target pembiayaan untuk produk otomotif, khusus roda dua lembaga seperti WOM Finance dan Federal International Finance (FIF) mematok akan terjadi penurunan realisasi kredit sekitar 7 hingga 10%.
 “Tahun 2009 perseroan menargetkan pembiayaan sebanyak 450 ribu unit sepeda motor atau senilai Rp5 triliun. Jika mengacu pada realisasi pembiayaan 2008, angka ini turun tipis sebesar 7%,” jelas Presiden Direktur WOM Finance Suwandi Wiratno.
 Lembaga pembiayaan yang memiliki pangsa 35% pada pembiayaan kendaraan bermotor ini hanya menyetujui sekitar 70% dari permohonan pembiayaan yang diajukaan. Agar tidak terjadi kredit macet WOM Finance meningkatkan prosentase uang muka dari 10% menjadi 12,5%. Peningkatan tersebut dilakukan sejak November 2008 lalu.
 Sementara Wakil Presiden Direktur PT Federal International Finance (FIF) Taufik Noograha memprediksi pengajuan kredit sepeda motor tahun ini akan turun sebesar 9,4% menjadi 850 ribu unit motor dari 930 ribu unit tahun lalu.
 Kendati terjadi pengetatan proses kredit sepeda motor, namun harapan tumbuh dan membaiknya penjualan motor masih terbuka. Berbagai momentum positif terlihat pada awal tahun ini dan bahkan bisa menjadi peluang bagi industri ini untuk meningkatkan penjualan unit sepeda motor.
trb-200903-0009141

Menurunnya tingkat suku bunga Bank Indonesia (SBI), dari sebelumnya 9,25% pada awal Desember 2008 menjadi 7,75% pada Maret ini bisa dijadikan sinyalemen menurunnya bunga kredit sepeda motor.
 Salah satu pelaku industri otomotif roda dua, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) memperkirakan penjualan sepeda motor akan kembali tumbuh seiring dengan menurunnya SBI tersebut. Melalui wakil presiden PT YMKI, Dyonisius Beti menilai hal itu akan menggairahkah kembali pasar sepeda motor nasional.
 “Sejak awal Maret 2009, kita telah menurunkan suku bunga kredit yang mencapai 1,5 sampai 3%. Semoga hal tersebut dapat kembali menggairahkan pasar sepeda motor di Indonesia” tuturnya.
 Pernyataan dari pihak Yamaha itu juga disampaikan perusahaan multifinance. FIF mengaku terus menurunkan tingkat bunga untuk menarik minat konsumen.  “Kami telah menurunkan bunga pembiayaannya sebesar 2%. Dari 34% pada Februari 2009 menjadi 32% per Maret 2009,” ujar Margono Tanuwidjaja, Direktur Pemasaran FIF.
 Kendati demikian, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Wiwie Kurnia menilai, dampak positif itu masih memerlukan waktu. “Jika BI rate sudah diturunkan, apakah bank-bank sudah merata menurunkan tingkat bunganya,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s