Arsip untuk Mei, 2009

BMW S1000 RR

Posted: Mei 27, 2009 in unik

2009-BMW-S1000RRbOLsm

MESKI BMW S1000RR belum mencatatkan prestasi besar di kejuaran dunia Superbike namun siapapun tak akan sanggup menyangkal kalau Beemer baru ini merupakan sosok monster di jalan raya. Bukan hanya tenaganya yang mencapai 193hp, BMW S1000RR dibekali dengan kombinasi fitur ABS yang lebih cerdas dan ringan dibanding Honda.

Variable intake tracts dan exhaust butterflies-nya lebih unggul dari sistem milik Yamaha dan MV Agusta. Sistem pemetaan mesin variabel 4-mode-nya pun lebih baik dibanding Suzuki. Belum lagi sistem pengendali traksi yang terintegrasi dengan manajemen mesin berteknologi fly-by-wire yang kerjanya lebih logis dari milik Ducati.

S1000RR dikemas dalam paket teknologi paling sophisticated yang pernah ada di dunia sepeda motor. Semua fitur yang dimilikinya terhubung dengan sistem untuk menunjang kemampuan manuvernya di segala kondisi. Contohnya saat hujan dan mode ‘rain’ aktif, sistem akan segera mereduksi tenaga hingga 150hp untuk memaksimalkan sistem traction control dan ABS.

Namun begitu di trek kering pada ‘slick’ mode, saat disentak, sistem akan ‘melepas’ tenaga mesin hingga batas akhir. Pada kondisi itu traction control-nya akan memberikan jeda lebih dari 5 detik untuk memberi kesempatan pengendara melakukan aksi wheelie sampai komputer  membatasi tenaga mesin yang berlebihan agar tetap terkendali dengan baik.

Pada ‘slick’ mode, sistem rem ABS-nya akan mengatur tekanan rem belakang untuk memaksimalkan stabilitas pengereman, namun ketika pengendara menambahkan tekanan rem belakang, sistem ABS akan me-nonaktifkan peranannya agar roda belakang terkunci sehingga pengendara berpengalaman dapat mempertajam sudut belokan.

Jangan khawatir pengendara tak bisa melakukan aksi ‘burn out’ seperti Valentino Rossi saat merayakan kemenangan. Pasalnya sistem kontrol traksi dinamis dan ABS dapat dimatikan untuk memungkinkan aksi fogging lewat ban belakang yang terbakar.

Semua itu baru sebagian saja kelebihan yang dimiliki monster jalan raya Jerman ini, karena masih ada beberapa kelebihan lain dari segi material, desain dan beberapa unsur penting yang dimiliki BMW S1000RR yang tak dimiliki para pesaingnya.

Iklan

PENGENDARA motor itu berdiri di atas tangki motornya yang sedang berjalan, sesaat kemudian melakukan salto, melayang beberapa detik dan kemudian mendarat mulus di permukaan tanah tepat di belakang motor supersportnya yang tak berhenti. Aksi mendebarkan yang membuat penonton terperangah ini bukanlah aksi dari adegan film silat, namun aksi freestyler asal Amerika Aaron Twite. Pria berusia 27 tahun asal Atlanta, Georgia ini menamakan trik andalannya ini Kamikaze dan membuatnya menjuarai berbagai kompetisi stuntwars dunia.

Tak perlu keluar negeri untuk melihat langsung aksi Aaron, karena dia juga akan hadir di Indonesia, di gelaran U Mild U Bikers Festrack 2009 di Sirkuit Kalan Samarinda (16-17/5) dan Mega Mas Manado (30-31/5). Aksi-aksi mendebarkan dari Aaron bakal ditunggu-tunggu oleh para bikers penggemar olahraga akrobatik di atas motor
Menjadi jawara freestyle dunia seperti Aaron bukan tercipta tanpa usaha. Untuk menjadi terlatih, tak jarang mereka harus merasakan cidera karena melakukan atraksi yang berbahaya. Sebelum menjadi juara dunia, Aaron juga seringkali menderita cidera seperti patah tulang.“Saya pernah cedera berat dan menghabiskan biaya perawatan rumah sakit sebesar USD 40.000 (sekitar Rp400 juta), tapi saya pantang menyerah, cidera sudah jadi resiko,“ tandas Aaron.

Memulai terjun ke dunia stuntrider pada tahun 2004, latihan demi latihan dilewatinya, hingga buah dari kegigihannya setahun kemudian pria memiki hobi fotografi ini sudah mengumpulkan berbagai macam trophy Best Trick di Stuntwars Competition.

Prestasi terbaru di tahun 2008 saja ia tercatat telah memenangkan tiga kali stuntwars di Orlando dan Wisconsin, tiga kemenangan di stuntfest dan lima kali kejuaran XDL. Keahliannya berakrobatik juga membuatnya dilirik oleh sutradara film The Judgement Day 3 yang mengajaknya untuk menjadi stuntrider di film itu.

suasana scruit modifikasi

Modifikator di berbagai daerah di tanah air memiliki keunikan masing-masing yang bisa ditonjolkan sebagai konsep modifikasi khas daerah tersebut tanpa harus meniru karya yang sedang tren di daerah lainnya. Demikian dikatakan Lulut Wahyudi, builder yang menjadi juri kontes modifikasi U Mild saat jumpa pers di sirkuit Kalan, Samarinda, Minggu (16/05). Menurutnya, tiap daerah dapat menampilkan keunikannya masing masing dan harus percaya diri untuk dapat berkarya dengan bebas, namun tetap harus memiliki konsep yang kuat. “Menjadi diri sendiri menjadi penting dalam ajang modifikasi kontes.Terlihat beda dan unik dalam menghasilkan sebuah karya modifikasi merupakan keharusan”, tegas Lulut yang sering mendapatkan penghargaan di kontes modifikasi di luar negeri. Selain Lulut, Best Builder Low Rider 2008 Indra Pranajaya dan pakar desain produk dari Institut Teknologi Bandung (ITB) juga menjadi juri U Mild Modification Contest.

modidikasi winner scruit 01bSenada dengan Lulut, Indra Pranajaya menambahkan bahwa orisinalitas dari sebuah karya seni modifikasi memiliki nilai yang cukup tinggi dalam penilaian kontes modifikasi U Mild U Bikers Festrack 2009. “Terinspirasi dari berbagai unsur bukan sebuah pantangan, bahkan justru sebagai inspirasi kreatif untuk mendapatkan hasil kreatif terbaik dan orisinil,” tegasnya.

Selain pengaruh dari berbagai unsur yang dapat memperkaya imajinasi seorang modifikator, pemilihan motor yang akan dimodifikasi harus tepat dan sesuai dengan konsep yang diusung. Terakhir, kemampuan dari sang modifikator itu sendiri. “Jadi ada tiga faktor itu yang akan mampu menghasilkan motor modif yang unik dan berbeda,” tambah Amirul Nevo, pakar desain produk dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Berdasarkan kriteria tersebut, motor Suzuki Thunder milik Khaidir Rusdian asal Samarinda terpilih menjadi Best of The Best dalam U Mild Modification Contest Samarinda mengalahkan 97 peserta lainnya. Khaidir mendapatkan hadiah Rp1,250,000 berikut piala dan jam tangan sport eksklusif dari U Mild. Total hadiah uang yang diberikan U Mild Modification Contest senilai total Rp17,500,000 per kota untuk 7 kelas utama modifikasi contest yaitu U Bikers Trend, U Bikers Blink, U Bikers Realis, U Bikers Grafis, U Bikers Stickers, U Bikers X-Treme dan U Style dan kelas Best of The Best dan Best Vote.modidikasi winner scruit 01

“Konsepnya White Knight atau Satria Putih dengan pengerjaan selama tiga bulan. Saya tidak menyangka bisa menang, karena yang lain juga banyak yang bagus. Tapi sekarang saya lebih percaya diri dan optimis bisa menang nanti di grand final U Mild U Bikers di Surabaya,” kata Khaidir. Selain memenangkan kategori Best of the Best, “Satria Putih” Khaidir juga meraih juara U X-treme.

Media Relation Manager PT HM Sampoerna Veranita Kuspratiwi mengatakan dengan kemenangan ini, Khaidir memperoleh kesempatan bertarung di Grand Final U Mild U Bikers Festrack 2009 di Surabaya untuk memperebutkan juara nasional yang akan mendapatkan satu tiket ke kontes modifikasi internasional di Asia tahun 2010. Tak hanya orangnya, tapi juga motornya diboyong untuk ditampilkan di hadapan pengunjung event modifikasi internasional itu. “Kalau road race penjenjangannya ke FIM Asian GP, untuk modifikasi bentuk penjenjangannya seperti ini. Rencananya akan kita bawa ke Bangkok Motor Show tapi belum kita pastikan, jika ada kontes internasional lainnya yang menarik untuk bisa kita ikuti mungkin bisa jadi pertimbangan alternatif. Harapannya dengan ditampilkan disana modifikator di Asia tak lagi memandang modifikator Indonesia sebelah mata dan merangsang dunia modifikasi Indonesia menjadi sebuah industri seperti di Thailand,” tegas Nita.
01
Mengomentari hasil kontes ini, Lulut sebagai ketua juri mengatakan konsep motor Ksatria Putih Khaidir ini memang terlihat serius pengerjaannya dan konsep unik dan berbeda dengan bentuk awal. “Gasnya ada di kaki, dan kopling di bawah sadel. Khaidir punya konsep ekstrem yang kuat melawan budaya lama, dan berhasil memadukan body dan power dan estetika,” tegas Lulut. Indra menambahkan motor ini juga mewakili semua unsur kelas yang dilombakan, yaitu blink, realis, grafis, stiker, xtrem dan style. “Saya tidak menyangka hasil modifikator Samarinda tak kalah bagusnya dengan Jawa. Ini potensi yang harus digali meskipun butuh proses karena event modifikasi di sini tidak seramai di Jawa,” jelas Indra.
02
Sementara Juara Best Vote dimenangkan oleh motor Kawasaki Ninja milik Nugraha Sarjan.asal Samarinda dengan konsep kinclong abis. Sebanyak 101 voter memilih motor Nugraha sebagai motor favorit pilihan pengunjung. Motornya kombinasi antara krom dan monel, yaitu variasi baut buatan tangan khas Samarinda. Nugraha mendapatkan hadiah Rp1,250,000 berikut piala.

Veranita menjelaskan pada saat grand final U Mild U Bikers Festrack 2009 di Surabaya bulan November (21-22/11), akan terpilih hanya satu pemenang terbaik dari enam modifikator favorit di enam kota penyelenggaraan berdasarkan hasil voting terbanyak. Pemilih motornya pun akan diundi secara acak satu orang untuk diajak bersama sang Best Vote Modifikator mengunjungi salah satu pameran modifikasi terbesar di Asia. “Kami mengajak juga pemilihnya, karena seni memang harus diapresiasi baik senimannya maupun sang penikmat seni, baik modifikator maupun penikmat hasil seni dan kreativitas sang seniman modifikasi roda dua ini,” jelasnya.

TVS Motor Hadir di Palangka Raya

Posted: Mei 18, 2009 in TVS

Dealer TVS Palangka Raya berkonsep 3S (Sales-Service-Spare parts)

PT TVS Motor Company Indonesia,  bagian dari TVS Motor Company, produsen sepeda motor yang telah dipercaya lebih dari 12 juta pengendara di seluruh dunia, kini hadir lebih dekat dengan membuka jaringan dealernya di kota Palangka Raya, ibukota Propinsi Kalimantan Tengah. Melalui CV Karya Indah Arjuna sebagai dealer TVS Palangka Raya beralamat di Jl.Yos Sudarso Ruko Blok A1, No.3A Palangka Raya, para peminat roda dua kini dapat menjajal langsung keandalan motor TVS Neo 110 dan TVS Apache RTR 160.

Dalam kesempatan pembukaan dealer TVS Palangka Raya tersebut, hadir dari PT TVS Motor Company Indonesia; Gunawan Hanung selaku National Sales Manager, Adrion Tri selaku Area Manager dan Nurlida Fatmikasari selaku Corporate Communications. Dan hadir pula Budi Krisyantoro dari pihak Regional Distributor TVS Motor untuk wilayah KalSelTeng, PT Budi Bersaudara Makmur.

“Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, kini TVS Motor sangat senang bisa hadir lebih dekat dengan masyarakat Palangka Raya. Kami berharap kehadiran kami dapat dimanfaatkan masyarakat untuk dapat langsung mencoba keandalan produk sepeda motor TVS, baik TVS Neo maupun TVS Apache. Apresiasi yang tinggi kepada mitra usaha kami, CV Karya Indah Arjuna untuk kepercayaan dan kerja sama yang solid untuk kesuksesan kita bersama,” ungkap Gunawan Hanung, National Sales Manager PT TVS Motor Company Indonesia, disela acara pembukaan dealer.

“Bangga dan optimis adalah dua kata yang tepat menggambarkan apa yang kami rasakan atas kehadiran TVS Motor. Sejak awal bermitra dengan TVS, saya sangat optimis bahwa produk dan layanan servis yang ditawarkan TVS memang berbeda. Kami siap menjemput bola di pasar potensial publik Palangka Raya dengan sederetan keunggulan inovasi produk di TVS Neo 110 cc dan TVS Apache RTR 160,” ujar Andri Susanto, Direktur TVS Palangka Raya.

TVS Neo 110 cc adalah motor bebek yang khusus dirancang untuk pengendara motor Indonesia. Memiliki keunggulan fitur-fitur berupa i-Ride, fitur kopling ganda, kopling otomatis dan manual dalam satu motor dan i-Charge, fitur pengisi baterai ponsel. Dengan beragam keunggulan fitur inovasi serta teknologi, TVS Neo 110 cc baru-baru ini mendapat penghargaan Otomotif Award “The Best Feature & Technology” untuk kategori motor bebek 110 cc.

Sedangkan TVS Apache RTR 160 cc, adalah sebuah adi karya (masterpiece) sepeda motor jenis sport berkapasitas mesin 160 silinder mendapatkan penghargaan Otomotif Award “The Best Design” untuk kategori motor sport 160 cc.

Untuk harga produk TVS di Palangkaraya sangat kompetitif, untuk TVS Neo 110 cc

–          TVS Neo Drum Rp 10.430.000,-

–          TVS Neo Diskbrake Rp 11.365.000,-

–          TVS Neo Xi Rp 12.780.000,-

–          TVS Neo Xi Refresh Rp 12.940.000,-

Sementara TVS Apache RTR 160 dibanderol dengan harga Rp. 18.135.000,-.

Sampai dengan saat ini TVS Motor telah membuka 104 dealer berkonsep 3S di wilayah Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Jumlah ini didukung oleh bengkel kemitraan yang saat ini berjumlah lebih dari 300 bengkel dengan para mekanik  andal yang secara berkala dilatih khusus oleh TVS Motor, sehingga siap menangani pelayanan kepada konsumen, mulai dari servis hingga penggantian suku cadang.

KLX 150 S, 75% Lokal Content

Posted: Mei 18, 2009 in Kawasaki

KONSUMEN sepeda motor di tanah air akhirnya memiliki pilihan tambahan setelah hadirnya Kawasaki KLX 250S, karena pada hari ini, Sabtu, 16 Mei, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) resmi meluncurkan model KLX 150S di Kawasan Parkir Timur, Gelora Bung Karno, Jakarta.
TRAIL TERBARU KAWASAKI
Pada acara peluncuran yang bertema ‘The Art of Adventure’ ini KMI juga memperkenalkan model D-Tracker X yang merupakan titisan dari KLX 250S yang disulap menjadi motor bergaya supermotard. Hadirnya kedua model ini merupakan untuk melengkapi jajaran sepeda motor dual purpose yang sebelumnya hanya diisi oleh KLX 250S.

Menurut Manajer Marketing, Riset dan Pengembangan KMI Freddyanto Basuki, KLX 150S adalah produk KLX 140 versi Amerika yang telah mengalami penyesuaian untuk mengikuti peraturan lalu lintas di Indonesia dengan menambahkan lampu depan, lampu belakang, kaca spion, dudukan plat nomor, spakbor dan asesori lainnya.

Berbeda dengan beberapa produk terdahulu, KLX 150S mengusung konsep Light Trail, Delight Your Ways. Kendaraan multi guna ini disasar untuk kaum remaja-dewasa muda (youngster) untuk penggunaan harian maupun aktifitas hobi sport, adventure maupun ekstrem off road.

Ia menambahkan bahwa sepeda motor berkapasitas mesin 144cc ini memiliki piston yang materialnya sama dengan motor besar seperti Ninja ZX6R yang ringan dan kuat. KMI berharap KLX 150S mampu diserap pasar di angka 1.500-1.800 unit per bulan didukung dengan harga jualnya yang kompetitif Rp21,7 juta.

“Kami bisa menjual dengan harga yang kompetitif berkat kandungan lokal yang mencapai 70-75% pada KLX 150S dengan memberdayakan vendor-vendor lokal,” ujar Freddy kepada MI.com. Rencananya KMI akan menjadi basis pembuatan model KLX 150S untuk pasar ekspor ke Filipina dan Malaysia.

Sementara untuk D-Tracker X, lanjutnya, akan dilepas Rp60 juta dengan target penjualan yang kecil antara 20-30 unit per bulan. “Pasalnya, produk CBU ini sudah masuk kelas remium,” tambahnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, KMI belum bisa membuat D-Tracker X masuk dalam jalur perakitan karena untuk keperluan tersebut, dibutuhkan pembangunan fasilitas baru yang biayanya sama dengan membuat fasilitas untuk motor 600cc ke atas. Padahal di kelas itu baru ada Kawasaki Ninja 250R, KLX 250S dan yang baru ini D-Tracker X yang pangsa pasarnya relatif kecil dibanding segmen motor sekelas bebek.

“D-Tracker X akan sampai ke tangan pemesannya sekitar bulan Juli,” ujarnya di sela acara peluncuran dua model motor dari KMI yang kini mengusung moto Kawasaki Bagian Hidupku. Sementara acara peluncuran di Parkir Timur itu sendiri dikemas dalam suasana akrab penuh kekeluargaan dengan digelar beberapa aktifitas menarik seperti lomba untuk anak-anak, kids area, hiburan dari Project P, Cokelat dan sebagainya hingga undian doorprize 2 unit sepeda motor Kawasaki.

MOTORCYCLING-PRIX/SAAT dunia otomotif roda dua tengah lesu, tiba-tiba salah satu produsen sepeda motor membuat kejutan dengan mendatangkan mega bintang balap motor MotoGP, Valentino Rossi. Tidak berapa lama berselang, tayangan pariwara the Doctor menghiasi layar kaca.
Tidak hanya mendatangkan Rossi, beberapa program promosi produk untuk konsumen maupun calon konsumen pun digelar. Seperti itulah pihak agen tunggal pemegang merek Yamaha di Indonesia, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) kepada konsumennya.
YMKI memperlakukan konsumennya secara istimewa, karena merekalah penyumbang terbesar terhadap perebutan pangsa pasar bisnis sepeda motor. Laiknya buah emas dari pohon bisnis, kini YMKI tengah memetik hasilnya. Pada April kemarin Yamaha kembali berada di posisi pertama dalam hal penjualan sepeda motor nasional .
IMGP2979 Menurut General Manager Motorsport and Promotion YMKI, Bambang Asmara Budi, target utama Yamaha tidak memenangkan pangsa pasar. Melainkan mencoba memenangkan mind (pikiran) dan heart (hati) dari konsumen. “Apabila mampu memenangkan mind dan heart konsumen maka dengan sendirinya market share akan diperoleh,” katanya kepada Torsimax, Selasa (12/4).
Data penjualan yang dikeluarkan Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) menunjukkan, Yamaha mampu merebut 49% pangsa pasar atau mampu melepas 189.082 unit sepeda motor ke pasar. Angka keunggulan Yamaha itu lebih tinggi sekitar 9% dari pemimpin sebelumnya, Honda.
Produk Yamaha yang mendominasi dan mengkatrol total penjualan adalah, sepeda motor jenis bebek (cubs) dan skuter matik. Untuk jenis bebek produk Yamaha Vega ZR, Jupiter Z dan MX mampu mencatatkan angka penjualan sebesar 99.480 unit. Dan skutik mencatatkan 73.484 unit.

MOTO/

HINGGA empat bulan pertama tahun ini, indikasi membaiknya industri otomotif roda dua masih belum tampak. Jika dibandingkan setahun silam, angka penjualan yang dikeluarkan Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) masih menunjukan tanda minus di tiap tabel  agen tunggal pemegang merek sepeda motor.
Rasa optimisme akan pulihnya kondisi industri otomotif roda dua, sempat muncul melihat menanjaknya grafik penjualan di kuartal pertama tahun ini. Tapi memasuki April total penjualan mengalami penurunan 11,5% dari bulan sebelumnya. Berdasarkan data AISI, jumlah penjualan sepeda motor secara nasional dari Januari hingga April telah mencapai 1.603.810 unit.

TRB-200904-001288Di balik data-data AISI itu, tiga pabrikan anggota AISI yakni Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki menunjukan denyut positif dalam merebut pangsa pasar. Perlahan tapi pasti ketiganya meningkatkan cakupan ceruk pasar sepeda motor nasional.
Seperti Yamaha di awal tahun berada diperingkat kedua perolehan pangsa pasar dengan 162.135 unit atau 44,1% dari total penjualan meningkat menjadi 189.082 (49%). Begitu pula Suzuki dari 22.359 unit (6,1%) meningkat 35.901 unit (9,6%), lalu Kawasaki 0,8% meningkat perlahan menjadi 1%.
“Awal tahun seperti biasanya tersendat, tapi semakin ke tengah tahun meningkat. Mudah-mudahan situasi ekonomi makro membaik hingga merembet ke sektor mikro juga,” ujar Edi Darmawan
2W marketing promotion & dealer development manager PT Suzuki Indomobil Motor (SIM)
Satu pabrikan yang terpuruk di akhir empat bulan pertama ini adalah Honda. Memulai dengan baik, Honda berhasil meraup 48,9% pangsa pasar atau mampu menjual 179.685 unit. Tapi terpuruk di April 2009, karena hanya mampu merebut 40,4% pangsa pasar.

*Pasar Skutik Semakin Menarik*
ANT-200905-000791
Dari paparan data penjualan AISI itu juga menguraikan gambaran  menarik tentang pasar skuter matik (skutik). Dibandingkan jenis sepeda motor seperti bebek (cubs) dan sport, pasar skutik menunjukan grafik yang meningkat.
Di awal tahun pasar skutik mencatatkan angka 140.406 unit atau meyumbangkan 38,2% ke total penjualan secara umum. Jumlah itu meningkat menjadi 148.627 unit (38,5%) di akhir April kemarin. Yamaha sebagai penguasa kelas skutik patut mencermati pangsa pasar andalannya itu secara perlahan mulai tergerus.
Dari penguasaan pasar sebesar 57,1%, penjualan skutik Yamaha turun perlahan jadi 49,4%. Nampaknya Mio yang dikeroyok dengan kehadiran produk baru di kelas skutik membuat pasarnya melemah. “Target utama Yamaha bukan memenangkan pangsa pasar. Implementasi kami yang utama adalah mencapai kepuasan konsumen dengan memproduksi produk yang berkualitas serta after sales service yang juga berkualitas,” kata General Manager Motorsport and Promotion YMKI, Bambang Asmara Budi.