Eksistensi Bloger Menilai Motor

Posted: November 22, 2009 in Uncategorized

MINGGU (15/11) siang, sejumlah pemilik weblog (bloger) yang tergabung dalam Komunitas Blogger Otomotif Indonesia (Koboi) nampak semringah menyaksikan kehadiran produk sepeda motor terbaru dari pabrikan Yamaha di Flagship Shop, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Bagaimana tidak, mereka mendapatkan keistimewaan sebagai kelompok pertama yang melihat langsung produk yang belum diluncurkan ke tengah masyarakat, bahkan belum dikenalkan resmi di kalangan jurnalis sekalipun. Momentum itu pun makin memperkuat eksistensi komunitas dunia maya itu di kalangan stakeholder otomotif.

Sebetulnya ini bukan kali pertama kelompok bloger mendapat sambutan hangat dari pabrikan otomotif roda dua nasional. Tercatat Honda, Suzuki hingga Ducati telah melakukan hal yang sama, tapi dalam bentuk kegiatan yang berbeda. Umumnya kegiatan hanya berupa kunjungan pabrik atau pemaparan materi keselamatan berkendara (safety riding).

Lantas apa alasan PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) selaku pemegang merek Yamaha melakukan hal tersebut? Menurut Indra Dwi Sunda, Promotion Supervisor YMKI, kiprah komunitas bloger kini menunjukkan semakin tingginya keinginan komunikasi antara konsumen dan produsen secara interaktif, terutama soal kejelasan informasi dan pelayanan yang telah diberikan.

“Prinsipnya kami ingin menerima input baik negatif atau positif untuk pelayanan dan produk kita yang ada selama ini. Dengan demikian, nantinya bisa melakukan improvement dari masukan-masukan rekan-rekan tersebut,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Istiyani Susriyati, GM Customer Care Center PT Astra Honda Motor (AHM), yang menilai positif para bloger sebagai kaum yang netral dan memiliki banyak masukan terhadap kemajuan suatu produk.

“Sejak tahun ini, kita telah sering bertemu atau gathering dengan komunitas bloger. Tujuannya, menjalin relationship dan untuk mengenal lebih baik dengan mereka,” jelasnya.

Kekuatan blog.

Aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan pada halaman web umum itu umumnya disajikan dengan gaya menulis yang sangat personal dan subjektif. Seorang bloger dapat menyampaikan informasi berdasarkan pengalamannya menggunakan suatu produk sepeda motor.

Pernyataan itu juga diakui salah seorang bloger yang cukup ternama di kalangan komunitas otomotif roda dua, Rudi Triatmono. Pria kelahiran 39 tahun silam itu mengatakan peran bloger menjadi komunitas yang menawarkan dinamika dalam menyampaikan informasi, khususnya roda dua.

Menurut Triatmono, idenya lebih pada bagaimana bloger bisa ikut memberikan informasi secara independen tanpa adanya campur tangan dari pihak yang memiliki kepentingan. “Menulis dengan gaya santai tanpa EYD (ejaan yang disempurnakan), tapi pesan dapat ditangkap dan tidak membodohi pembacanya,” ujarnya.

Dari kejujuran karya tulisnya dalam membahas suatu produk sepeda motor, blog berbasis WordPress.com milik Triatmono bisa dikunjungi hingga ribuan pembaca dalam sehari. “Pernah mencapai 14 ribu pengunjung sehari, dan rata-rata saya menulis 2-3 tulisan tentang motor. Di balik tulisan itu, ada pula pesan atau hikmah yang dapat dipetik pembaca,” ujar pria yang juga hobi mengoleksi motor sport ini.

Kredibilitas, dalam pandangan komunitas bloger, diperlukan bagi konsumen yang belum mengenal maupun belum berminat kepada sebuah sepeda motor. Hal itu juga diungkapkan bloger yang juga seorang jurnalis media nasional, Adhi Nugroho.

“Era web 2.0 butuh interaksi dengan para bloger, itu merupakan alat komunikasi yang tepat. Beda dengan media mainstreem, bloger punya patron tersendiri,” ungkap bloger yang memiliki nama samaran Alonriders itu.

Sebuah tulisan yang mengangkat pengalaman pemakai sepeda motor bisa menjadi penggugah untuk mengenali sebuah merek. Informasi yang didapatkan secara personal dari mulut ke mulut dinilai mampu meningkatkan kesadaran akan suatu produk (brand awareness). Kini tinggal bagaimana produsen sepeda motor menyikapi dan memanfaatkan fenomena ini. Hanya satu pesan, jangan pernah meremehkan kaum bloger.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s