Era Fuel Cell Telah Tiba

Posted: November 22, 2009 in Uncategorized

Pemanfaatan hidrogen kini banyak dikembangkan pabrikan otomotif sebagai sumber tenaga untuk mulai menggeser peran bahan bakar fosil. TANTANGAN terbesar para pelaku industri otomotif dunia dalam menciptakan produk ramah lingkungan saat ini adalah pengembangan teknologi berkelanjutan. Terjadinya krisis minyak bumi pada 1974 telah banyak menggugah pabrikan otomotif dunia untuk mengembangkan teknologi mesin canggih yang mampu menggantikan mesin konvensional.

Melalui riset yang panjang, industri otomotif telah berhasil memecahkan persoalan energi dengan menciptakan pembangkit listrik dan alat transportasi berbasis hidrogen. Sepeda motor, misalnya, kini dapat digerakkan menggunakan bahan bakar hidrogen.

Sumber tenaga hidrogen terkait dengan teknologi fuel cell. Teknologi itu berisi perangkat konversi energi elektrokimia yang mengubah hidrogen dan oksigen menjadi arus listrik dan panas. Arus listrik yang dihasilkan itu digunakan untuk menggerakkan motor listrik yang selanjutnya menggerakkan sepeda motor.

Menurut organisasi penelitian di Amerika Serikat, Smithsonian Institution, teknologi fuel cell pada sepeda motor pertama kali dikembangkan peneliti Karl Kordesch dan koleganya di era 1950-an untuk kepentingan militer. Selanjutnya teknologi tersebut diadopsi dan dikembangkan badan luar angkasa Amerika Serikat (NASA). Teknologi itu dianggap sebagai alternatif terbaik untuk menciptakan alat transportasi ramah lingkungan dengan bahan bakar yang efisien.

Saat ini hampir semua kalangan otomotif berlomba-lomba mengembangkan teknologi itu. Tim peneliti asal Inggris British Team Intelligent Energy pada 2005 berhasil menciptakan prototipe sepeda motor bertenaga hidrogen atau emissions nautral vehicle (ENV).

Sepeda motor itu menggunakan mesin sebesar koper yang diisi hidrogen bertekanan tinggi. Mesinnya mampu mencapai kecepatan 50 mil per jam atau sekitar 80 kilometer per jam. Bahan bakar tersebut rata-rata bisa digunakan selama 4 jam dengan jarak tempuh 100 mil atau sekitar 161 kilometer sebelum diisi ulang.

Superior Jepang

Di antara pelaku industri otomotif dunia, Jepang-lah yang berada di depan dalam hal pengembangan teknologi itu. Di Tokyo Motor Show tahun ini saja, misalnya, sejumlah motor fuel cell ikut dipamerkan.

Setelah mengejutkan dunia dengan menampilkan motor Crosscage Fuel Cell pada Tokyo Motor Show 2007 lalu, kini Suzuki menghadirkan Burgman Fuel Cell. Burgman merupakan skuter matik (skutik) besar dari Suzuki yang cukup terkenal di berbagai belahan dunia. Kini, motor tersebut hadir berbahan bakar sel.

Seperti dikutip dari situs resminya, Jumat (2/10), teknologi sel bahan bakar pada Burgman ini didinginkan oleh udara sehingga motor bisa lebih ringan. Struktur sel pun diklaim sederhana meski tidak mengurangi kemampuan motor itu sendiri.

Suzuki menggunakan tangki hidrogen yang mampu menyimpan tekanan udara hingga 70 Mpa. Bahkan disebut-sebut tangki ini merupakan tangki bertekanan tertinggi yang diterapkan pada sepeda motor. Agar tangki tetap aman, dibuat dudukan dengan rangka yang kukuh. Dengan sistem itu, motor mampu menempuh jarak yang lebih jauh. Sayang Suzuki tidak menyebutkan seberapa jauh tenaga sel tersebut sanggup digunakan.

Sementara itu, Yamaha Motor Co, Ltd (YMC) sejak 2008 juga getol mengembangkan sel bahan bakar hidrogen pada sepeda motor setelah melakukan penelitian sejak lebih 20 tahun yang lalu. Setelah melalui serangkaian riset yang panjang, lahirlah dua varian yang berteknologi hibrida berjenis skutik yaitu FC-AQEL dan FC-Dii.

Tipe FC (fuel cell) merupakan teknologi sumber tenaga pembakaran untuk menggantikan minyak bumi fosil yang mulai langka. FC-Aqel (fuel cell-aqua electric) yang berkapasitas 125 cc, dikompresi gas hidrogen dari tangki berkapasitas 35 Mpa sebagai pasokan bahan bakarnya. Sementara itu, FC-Dii menggunakan sel bahan bakar metanol langsung atau direct methanol fuel cell (DMFC).

Bagaimana dengan Indonesia? Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) beberapa waktu lalu juga telah berhasil menciptakan sepeda motor ramah lingkungan dengan sumber energi listrik fuel cell. Motor itu didukung daya listrik 500 watt dari sistem sel bahan bakar dan mampu melaju dengan kecepatan maksimal 60 kilometer per jam.

Fakta itu membuktikan ketangguhan sepeda motor bertenaga alternatif. Meski bahan bakar hidrogen dan teknologi fuel cell masih terus dalam tahap pencarian kesempurnaan, sumber energi alternatif itu tetap menjadi harapan di masa depan sebagai pengganti bahan bakar fosil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s