Perang Syaraf Di balik Peluncuran Bebek Matik

Posted: Maret 12, 2010 in bisnis, Honda, Yamaha

SEPEDA motor bertransmisi otomatis sudah tidak bisa terbatahkan lagi semakin diminati. Sejumlah produsen sepeda motor pun berlomba-lomba menikmati ceruk pasar yang jadi tren baru ini. Pabrikan pun saling bertempur inovasi dengan mengeluarkan model-model motor bertransmisi otomatis teranyar.
Dimulai penguasa pasar motor tingkat ASEAN, Honda Motor Co., pada 8 September 2009 lalu mengumumkan telah mengembangkan dapur pacu untuk transmisi otomatik baru, yang disebut CV-Matic untuk bertarung di tahun 2010. Sistem ini digunakan pada bebek (bektik) dan skuter (skutik).
Lalu Yamaha, pada 6 November 2009 juga memperkenalkan mesin YCAT atau Yamaha Compact Automatic Transmission untuk betik. Setelah kedua raksasa sepeda motor memperkenalkan teknologi mesin barunya, persaingan pun berlanjut.

Adopsi mesin transmisi otomatis itu dipakai pada suatu produk, dimulai secara cepat oleh pabrikan berlambang garputala di Vietnam. Tepat di ajang pertemuan diler Yamaha Vietnam pada 26 November 2009, Lexam diperkenalkan.

Walaupun sebagai pihak pertama yang meluncurkan teknologi mesin otomatis terbaru, Honda justru baru memperkenalkan wujud asli motor bektik pada sosok Honda Wave 110-i AT yang diluncurkan di Thailand, 18 Februari 2010.

Salip menyalip nampaknya masih akan terjadi, saat bektik kedua pabrikan tersebut akan memasuki Indonesia. Kedua pemegang merek Honda dan Yamaha yaitu PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) meyakini akan mejajaki segmen baru ini.

Dari pihak PT AHM yang menghadiri peluncuran Honda Wave 110-i AT di Thailand menyatakan belum mengetahui perihal waktu kehadiran bektik ini di tanah air. AHM masih melihat respon konsumen Thailand setelah bektik ini sudah dipasarkan Maret mendatang.

“Kami sekarang sedang melakukan study view disini, apakah motor ini cocok dipasarkan di Indonesia atau tidak,” jelas Judhy Goutama, Senior Manager Promotion & Network Departement, Marketing & Product Development Division AHM.

Lain dengan PT YMKI yang akhirnya berbicara terang-terangan perihal waktu kehadiran bektiknya. Walaupun memaparkan akan meluncurkan enam model sepeda motor baru di 2010, sorotan utama tidak lain adalah kapan Yamaha Lexam hadir di Indonesia.

“Kemungkinan diluncurkan antara Oktober atau November mendatang,” tutur Yoshiteru Takahashi, Chairman dan Presiden Komisaris PT YMKI, Senin (22/2).

*Bukan Waktu tapi Kualitas*

Saat ditanya mengapa pemilihan waktu peluncuran dilakukan pada akhir tahun 2010, Takahasi menjelaskan Yamaha perlu banyak pertimbangan bermain di kategori sepeda motor yang benar-benar baru. Perencanaan secara matang perlu dilakukan karena Yoshiteru menilai permintaan motor jenis ini masih sangat kecil.
Pernyataan Takahasi itu dilandasi karena kehadiran sepeda motor bebek dengan transmisi otomatis akan mengabungkan dua segmen pasar berbeda yaitu segmen bebek dan skutik. Lantas akankah kedua produk bektik ini mampu menyerobot pasar bebek yang diklaim masih akan mendominasi penjualan motor di tanah air pada 2010 ini?

Seperti diketahui, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menyebut sepanjang 2009 lalu total penjualan varian bebek sebesar 3.188.585 unit atau 54% dari total penjualan motor yang sebesar 5.851.962 unit.

Baik Honda maupun Yamaha nampaknya masih memiliki kepercayaan tinggi terhadap produk bektik ini. Menurut Eksekutif Wakil Presdir AHM Johannes Loman seperti dilansir Antara mengakui persaingan sepeda motor di Indonesia semakin ketat, terutama antara Honda dan Yamaha.

Penjualan sepeda motor Honda masih didominasi oleh sepeda motor bebek manual seperti Honda Absolut Revo. Ke depan, diakuinya, AHM akan lebih konsentrasi meningkatkan penetrasi dan penjualan sepeda motor matik (skutik) yang menjadi kekuatan pesaingnya. “Kami akan terus meningkatkan inovasi dan kualitas, serta layanan purna jual untuk meningkatkan penetrasi pasar,” ujarnya.

Sementara itu, menurut Takahasi yang tetap akan memantau penjualan Yamaha di Indonesia ini, pasar sepeda motor di Indonesia khususnya tipe otomatik akan terus tumbuh. Begitu juga dengan potensi bebek matik di Indonesia. “Timing peluncuran (bektik) tidak penting, tapi kualitas yang terpenting,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s