Harga Bensin Naik, Beralihlah ke Motor Injeksi

Posted: Juli 3, 2012 in Uncategorized

BENCANA kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) memang sudah tidak terelakkan lagi akan terjadi, cepat atau lambat harga BBM pasti merangkak naik. Sekali lagi para pengguna kendaraan bermotor khususnya sepeda motor kembali memikirkan ongkos transportasi yang dikeluarkan, apalagi jika mereka menggunakan sepeda motor sebagai moda transportasi pendukung aktivitas kerjanya sehari-hari.

GambarKenaikan harga BBM yang saat ini masih wacana sekitar Rp 1.500 per liter, bearti ada kenaikan 30% dalam biaya konsumsi BBM. Tapi itu ternyata bisa disiasati jika saja para pengendara sepeda motor telah beralih ke motor berteknologi injeksi.

Inovasi terkini dari pabrikan sepeda motor diklaim dapat meningkatkan performa mesin dan hemat bahan bakar sampai 30% atau lebih. Lihat saja, di dua skuter matik (skutik) Yamaha Mio J dan Honda Vario Techno 125 PGM-FI. Dalam sesi uji coba yang melibatkan Torsimax menghasilkan tingkat efisiensi paling boros 51 km/liter dan yang paling hemat mencapai 70 km/liter untuk Mio J.

Begitupula, Vario Techno 125 PGM-FI berhasil mencatatkan konsumsi bahan bakar yang efisien. Dengan konsumsi bahan bakar teririt yakni 78,8 km/liter. Adapun rata-rata penggunaan konsumsi bahan bakar mencapai 58,1 km/liter.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Pertama mesin injeksi adalah mesin yang menggunakan proses pembakaran dari minyak menjadi energi, dengan cara mencampur bahan bakar dengan udara sebelum dibakar dengan metode pengkabutan.

Selama ini mesin motor kebanyakan menggunakan metode pencampuran bahan bakar menggunakan cara manual, yaitu menggunakan karburator. Metode karburator saat ini dipandang sebagai cara pembakaran yang kurang efisien dibandingkan bila menggunakan teknologi injeksi.

Kemudian, injeksi bahan bakar dapat berupa mekanikal, elektronik atau campuran dari keduanya. Sistem awal berupa mekanikal namun sekitar 1980 mulai banyak menggunakan sistem elektronik. Sistem elektronik modern menggunakan banyak sensor untuk memonitor kondisi mesin, dan sebuah unit electronic control unit (ECU) untuk menghitung jumlah bahan bakar yang diperlukan.

Oleh karena itu injeksi bahan bakar dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi polusi, dan juga memberikan tenaga keluaran yang lebih. Sehingga efisiensi konsumsi bahan bakar yang digunakan pada mesin injeksi lebih hemat 30% daripada menggunakan pengapian model karburator.

Jadi peningkatan harga BBM, seharusnya diimbangi dengan pemikiran logis tentang cara menghematnya. Teknologi mesin injeksi di sepeda motor mungkin bisa dijadikan solusi bagi pengendara yang ingin berhemat dalam konsumsi bahan bakar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s